Tarakan Borneo Blog

Just another WordPress.com weblog

Harga Jual Turun Petani Rumput Laut Alih Profesi

Tarakan,- Petani rumput laut di wilayah Tanjung Pasir Kelurahan Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur keluhkan menurunnya harga jual rumput laut. Kondisi yang dirasakan sejak setahun terakhir ini otomatis membuat para petani rumput laut terpaksa beralih profesi tambahan guna menutupi kebutuhan dapur keluarga.

Azis (40 tahun), salah seorang petani rumput laut di Tanjung Pasir, paparkan kepada Tarakan News, penurunan harga jual tahun ini (red, 2015) cukup drastis. Jika pada tahun sebelumnya (Tahun 2014) harga hanya bermain pada kisaran Rp.15.000,- /Kg untuk rumput laut kering, sedangkan hingga saat ini harga turun kisaran Rp. 7.000,- bahkan mencapai Rp.5.000,- /Kg.

“Saya tidak tahu penyebabnya, karena tiba – tiba saja harga yang ditetapkan sepihak oleh pengepul turun tanpa alasan yang jelas,” terang Azis.

Lebih lanjut disampaikan Azis, akibat anjloknya harga jual tersebut yang membuat para petani rumput laut mencari tambahan penghasilan dengan melakukan aktifitas melaut (baca, mencari ikan).

“Tetap saja kita produksi, tetapi tidak banyak, selebihnya kami pergi melaut untuk mencari ikan, mukat kondrong (pukat udang) guna menambah penghasilan,” imbuhnya.

Para petani menilai dengan harga saat ini pada kisaran Rp 7 ribu per kilogramnya berdampak pada penghasilan sebelumnya, mengingat biaya operasional yang dikeluarkan lebih besar daripada yang didapat.

“Karena itu kami beralih profesi, sebab jika dengan kondisi saat ini, biaya itu tidak menutupi modal perawatan rumput laut,” pungkasnya.

OZ – DD, Diskominfo Tarakan
Sumber : http://tarakankota.go.id

Advertisements

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Tajuddin Tuwo : Tiga Ribu Dua Ratus Pedagang UKM Terdaftar Di Pasar Tumpah Tarakan

Gedung Serba Guna Kantor Walikota Tarakan,- Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Disperindagkop Kota Tarakan mengundang para Pedagang UKM dalam acara sosialisasi dan pendaftaran kegiatan Pasar Tumpah, Selasa (12/01). Disampaikan Kepala Disperindagkop Tarakan Tajuddin Tuwo, sebanyak 3200 pedagang sudah terdaftar dalam Pasar Tumpah yang rencananya berlangsung 24 Januari 2016.

Pasar Tumpah merupakan kegiatan Wisata Belanja yang hanya berjualan dan beraktifitas pada hari Minggu saja, dan digelar sepanjang jalan menuju (arah) Stadion Datu Adil, tepatnya jalan Sumatera, Kelurahan Pamusian.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, segera datang ke Disperindagkop atau Kecamatan – Kecamatan dimana saudara tinggal dan cukup hanya membawa KTP (kartu tanda pengenal) saja,” kata Tajuddin Tuwo.

Wakil Walikota Tarakan, HK. Arief Hihayat, sebagai pencetus ide Pasar Tumpah, menyampaikan, dengan melihat kondisi saat ini, pemkot mencoba mencari ide serta inovasi – inovasi yang ada serta bagaimana cara melakukan perputaran ekonomi sehingga dapat berjalan dan tentunya sebagai hiburan bagi masyarakat.

“Orang bisa datang (termasuk luar daerah sekitar) dan bisa menjadi rekreasi keluarga yang datang sambil berkuliner bisa sambil berbelanja dan kita upayakan orang bejualan disini menjual dengan harga yang murah namanya juga pasar tumpah pasti harganya miringlah,” ungkap Arief.

Arief menambahkan, berdasarkan hasil kesepakatan, setiap pedagang akan dikenakan retribusi sebesar Rp 1000 perorang dan ini merupakan hasil kesepakatan mereka (para pedagang).

“Dan saya optimis sekitar 10000 lebih orang akan tumpah dipasar ini ungkap arief yakin dengan suksesnya kegiatan pasar tumpah ini,” pungkasnya.

OZ – DD, Diskominfo Tarakan
Sumber : http://tarakankota.go.id

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Lima Kelurahan di Tarakan Susul Pamusian Terapkan Sampah Semesta

Tarakan, Walikota Tarakan, Sofian Raga, ungkapkan saat ini pemerintah kota (Pemkot) sedang melakukan penanganan program Sampah Semesta, seperti yang sudah dilaksanakan (baca, diterapkan) di Kelurahan Pamusian sebagai pilot project (proyek percontohan), dan saat ini 5 Kelurahan menyusul terapkan program yang sama.

“Kegiatan sampah semesta ini sudah berjalan, dan saat ini sudah menyusul Lima Kelurahan dalam melaksanakan program ini,” kata Sofian Raga saat silaturahmi dengan para pekerja kebersihan di halam kantor DKPP Tarakan, Kamis (07/01) lalu, bersama para Lurah dan Camat se-Kota Tarakan.

“Selumit, Selumit Pantai, Sebengkok, Karang Harapan, Kampung Empat dan Kelurahan – Kelurahan lainnya, segera menyusul laksanakan program ini,” imbuhnya.

Seperti sempat diwartakan beberapa waktu lalu, Sampah Semesta ini merupakan sebuah program dimana semua masyarakat ikut terlibat dan berpartisipasi. Karena tidak ada lagi yang namanya bak sampah dipingir jalan, artinya sampah akan diambil oleh petugas kebersihan sampah dari rumah ke rumah, kemudian dibawa ke Transfer Depo yang kemudian di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Untuk para petugas kebersihan sampah yang lakukan pengambilan sampah ke setiap rumah – rumah, akan diberikan upah berdasarkan iuran warga warga yang disesuaikan dengan keikhlasan dari warga untuk memberikannya.

“Bukan untuk siapa – siapa, untuk bapak petugas gerobak sampah yang akan mengambil sampah di tiap – tiap rumah bapak-ibu semua,” imbuhnya.

“Jadi tidak usah keluar rumah lagi nyari – nyari bak sampah, saya akan bongkar semua bak sampah di Tarakan. Ini merupakan komitmen bersama, jika mau bikin bak sampah lagi berarti dia mau kasih lihat sampah lagi di masyarakat, mau kasi cium sampah lagi kepada masyarakat, karena bak sampah itu sampah,” tegasnya.

Sofian Raga sangat mengapresiasi kepada seluruh petugas kebersihan Kota Tarakan yang telah turut membantu berpartisipasi dalam mewujudkan Tarakan menjadi kota yang Bersih, Indah, Hijau.

“Saya berharap sebelum akhir tahun 2017 seluruh kota ini tidak ada lagi bak sampah dan program sampah semesta sudah berjalan di 20 kelurahan yang ada di Tarakan ini,” tegas Sofian Raga.

OZ – DD, Diskominfo Tarakan

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Sekda Tegaskan Bahwa Pinjaman Daerah Masih Nol

TARAKAN – Sekretaris Daerah, Khairul, angkat bicara mengenai kebijakan Pinjaman Daerah yang diambil oleh Pemerintah Kota Tarakan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan pada tanggal 26 Desember 2015 lalu.

Pria yang juga merangkap sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tersebut menyatakan bahwa pinjaman tersebut belum direalisasikan, “Pinjaman itu masih sebatas rencana, belum kita pinjam, saya juga masih meminta Kepala DP2KA untuk menghitung berapa SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) 2015 dan berapa dana perimbangan yang bakal masuk”. Ia kemudian membeberkan alasan-alasan sehingga pinjaman itu sampai sekarang belum terealisasi, “memang rencana mau pinjam, dari Rp 297 miliar tersebut direncanakan yang Rp 160 miliar pinjaman untuk menutup defisit APBD Perubahan Tahun anggaran 2015, untuk dibayar di tahun 2016. Cuma kemarin itu ada ketentuan tidak boleh menutup defisit akhir tahun dengan pinjaman, maka tidak jadi kita pinjam. Kemudian kita juga hitung-hitung kemungkinan besar tidak perlu pinjam”.

Dirincikannya, saat ini posisi kegiatan yang belum dibayarkan sebesar Rp 96 Miliar di Tahun 2015, “namun kita punya dana transfer pusat sebesar Rp 53 miliar lebih , dan ada dari dana transfer provinsi sebesar Rp 44 miliar lebih”. Disampaikan juga bahwa Dana yang akan masuk dapat menutupi pengeluaran yang ada di Tahun 2015, “semestinya menutupi, cuma persoalannya dari sana (pusat dan provinsi) terlambat. Nah Ini yang kita mau cek apa masalahnya, karena di sana juga defisit kan”.

Ia juga menambahkan bahwa pada saat ini Pemkot Tarakan dihadapkan pada dua pilihan, bekerja sesuai dengan anggaran yang ada atau tetap membangun, dengan konsekuensi melakukan pinjaman daerah. “Kita memang berpotensi melakukan pinjaman di tahun 2016 sebesar Rp 110 miliar, namun itu masih sebatas persiapan dan belum terealisasi, dan kita harapkan juga tahun 2016 ada peningkatan PAD dan efisiensi anggaran. “mulai awal tahun ini kita juga harus menggenjot PAD, saya sudah minta untuk menggelar rapat, karena ada beberapa target potensial yang harus kita manfaatkan peluangnya”, tambahnya.

Ketika ditanya status pemilihan Bank Kaltim sebagai pemberi pinjaman apabila Pinjaman Daerah pada akhirnya tetap direalisasikan, Khairul menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam pengkajian, “belum final, bisa ke bank lain, tapi sebenarnya kalau kita memilih ke Bank Kaltim itu kenapa, karena kita owner (pemilik) juga di situ. Artinya kalau kita minjam, bunga yang dibayar akan jadi dividen juga buat kita, karena ada penyertaan modal kita di sana”.

Untuk diketahui bersama, Kesepakatan pinjaman daerah oleh Pemkot dan DPRD tersebut menetapkan plafon Pinjaman Daerah sebesar 297 miliar (termasuk bunga) dari bank komersial. Mekanisme pinjaman daerah sendiri diatur dalam PP 54 Tahun 2005 dan PP 30 Tahun 2011, yang pada prinsipnya diturunkan dari Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Dalam UU tersebut disebutkan bahwa dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal, untuk memberikan alternatif sumber pembiayaan bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, maka pemerintah daerah dapat melakukan pinjaman.

Namun demikian, mengingat pinjaman memiliki berbagai risiko seperti risiko kesinambungan fiskal, risiko tingkat bunga, risiko pembiayaan kembali, risiko kurs, dan risiko operasional, maka Menteri Keuangan selaku pengelola fiskal nasional menetapkan batas-batas dan rambu-rambu pinjaman daerah. Dalam Peraturan yang sama juga disebutkan bahwa Pendapatan daerah dan/atau barang milik daerah tidak boleh dijadikan jaminan dalam melakukan pinjaman daerah. (HMS/YPR)

Sumber : http://infotarakan.id/

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Ratusan Terompet Diamankan Sat-Reskim Sehari Sebelum Malam Pergantian Tahun 2016

Tarakan, Menindak lanjuti laporan masyarakat, tentang beredarnya terompet yang dijual ke pasaran untuk moment pergantian tahun 2015 – 2016, mengunakan bahan (kertas karton) daur ulang bermotifkan huruf arab. Aparat kepolisianj dari Sat-Reskrim Polres Tarakan melakukan tindakan cepat dengan merazia ke para penjual/pedagang terompet yang berjejer dijalanan protokol Kota Tarakan, Rabu (30/12) lalu.

Alhasil, ratusan terompet yang berkemas tulisan arab berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polres Tarakan, untuk bahan penyelidikan lebih lanjut serta sebagai barang bukti (BB).

Disampaikan Muhammad Irfan selaku Kasat Reskrim Polres Tarakan, berdasarkan pengecekan dilapangan, memang didapati beberapa buah terompet yang sedang dijajakan untuk dijual masyarakat dengan berbahan dasar potongan – potongan kertas karton bertuliskan huruf arab yang diindikasikan potongan kertas cover (sampul) Al-Quran, dan pihakya sudah mengamankan ratusan terompet tersebut.

“Jadi ini bukan Al-Quran yang dirobek, tetapi potongan sampul Al-Quran
berbahan kertas dari limbah yang tidak terpakai,” kata M. Irfan kepada Tarakan News.

Pada prinsipnya, lanjut M. Irfan, bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan terompet seperti ini sangatlah tidak pantas, karena menurutnya masih banyak terdapat bahan – bahan daur ulang lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat terompet, bukan bahan daur ulang yang berasal dari sampul Al – Qur`an seperti ini.

“Untuk sementara, kita sedang melakukan penyelidikan dari mana asal usul bahan – bahan tersebut. Tetapi dengan ditariknya dari penjualan dapat tereliminir, sehingga tidak menjadi sebuah isu yang berkepanjangan,” tegas M. Irfan.

OZ – DD, Diskominfo Tarakan

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Pelarungan Sebagai Bentuk Rasa Syukur Atas Nikmat dari Sang Pencipta

TARAKAN – Walikota Tarakan, Sofian Raga memimpin pelepasan Padaw Tuju Dulung (perahu tujuh haluan) ke laut dalam rangka puncak festival Iraw Tengkayu ke-VIII di Pantai Amal, Minggu (27/12)

Didampingi Wakil Walikota Tarakan, Arief Hidayat, Unsur FKPD, Kepala SKPD, serta Tokoh-tokoh adat Tidung dan masyarakat bersama-sama mengantar perahu itu hingga bibir pantai untuk selanjutnya dilarungkan bersama sesaji yang ada di dalamnya.

Dalam kesempatannya, Sofian Mengatakan Padaw Tuju Dulung punya sejarah dan arti sendiri bagi masyarakat Tidung Tarakan, kegiatan itu biasa dilakukan masyarakat Tidung secara turun temurun sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan YME atas hasil bumi yang mereka dapatkan.

“Pelarungan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dari sang pencipta,” ujar Sofian.

Walikota juga mengatakan, dirinya berharap festival adat Iraw Tengkayu bisa menjadi sarana untuk mempromosikan Kota Tarakan, Karena dalam visi Kota tarakan dimana menyebutkan mewujudkan Kota Pariwisata.

“Mari kita maknai hari ini sebagai bagian budaya para pendahulu kita, saya ingin jadi kan pesta rakyat ini sebagai promosi, Karena dalam visi Kota tarakan juga dimana absolute menyebutkan Kota Pariwisata” Ungkapnya.

Adapun pada hari sabtu kemarin (26/12), perahu Padaw Tuju Dulung ini diarak kelilling kota Tarakan yang dimana perahu bercorak tiga warna: kuning, hijau, dan merah ini memiliki makna masing-masing, salah satunya kuning yang melambangkan kehormatan atau sesuatu yang diagungkan. Karenanya, warna ditempatkan paling atas dari Padaw Tuju Dulung. Di perahu ini ada satu tiang tertinggi yang mengartikan bahwa penguasa tertinggi alam semesta adalah Allah SWT. (HMS/DR/ALL)
Sumber : http://infotarakan.id/

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Lalu Lintas Kado Ultah Tarakan ke-18

JAKARTA – Di ulang tahunnya yang ke 18, pada akhir tahun ini Tarakan kembali mendapatkan kado dari Pemerintah Pusat melalui penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori lalu lintas untuk kota sedang. Penghargaan ini diserahkan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kepada Wakil Walikota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat, di Istana Negara, Jakarta. (23/12).

Wawali dalam keterangannya mengungkapkan bahwa keberhasilan ini hendaknya dijadikan motivasi bagi jajaran Pemerintah Kota dan masyarakat, dengan diterimanya penghargaan ini berarti kita dianggap berhasil dalam penataan lalu lintas, namun demikian kita terus melakukan pembangunan-pembangunan seperti pelebaran jalan, penataan perparkiran, dan lain-lain sesuai dengan yang telah diprogramkan. Lebih lanjut, terkait dengan kepatuhan masyarakat, Ia juga menambahkan bahwa saat ini masyarakat Kota Tarakan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kepatuhan lalu lintas. Harapannya, ke depan masyarakat agar terus menjaga dan meningkatkan kepatuhan terhadap lalu lintas di Kota Tarakan, tambahnya.

Untuk diketahui bersama, Wahana Tata Nugraha Kategori Lalu Lintas ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan dari Pemerintah kepada daerah yang dianggap berhasil dalam penataan di bidang lalu lintas. Kota Tarakan sendiri telah menerima plakat penghargaan WTN sejak tahun 2006 sampai dengan 2007, kemudian pada tahun 2008 sampai dengan 2010 Kota Tarakan meraih WTN kategori angkutan jalan, dan sejak 2011 sampai dengan 2015 Tarakan selalu memperoleh WTN kategori lalu lintas. Dengan diterimanya Piala WTN tahun ini berarti Tarakan berhasil meraih penghargaan tersebut selama 10 tahun berturut-turut. Selain itu, Tarakan juga menjadi satu-satunya pemerintah daerah yang menerima penghargaan ini di wilayah Kalimantan Utara. (HMS/YPR)
Sumber : http://infotarakan.id/

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Walikota Instruksikan Jajarannya Untuk Meningkatkan Penanggulangan DBD

TARAKAN – Kasus Demam Berdarah Dengue atau yang lazim disebut dengan DBD harus mendapatkan perhatian serius, demikian disampaikan Walikota Sofian Raga pada saat mengikuti rapat koordinasi Tim pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah di Ruang Imbaya Kantor Walikota Tarakan, Kamis (17/12).

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Walikota dalam amanatnya juga meminta Tim pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah perlu bekerja keras dan ditingkatkan penanggulangannya.

“Ini peringatan kita semua, dan perlu mendapat perhatian lebih dan serius, karena kasus ini tidak hanya menyebabkan seseorang sakit, namun juga kematian. Untuk itu saya meminta Tim im pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah bersama masyarakat perlu bekerja keras dan ditingkatkan penanggulangan penyakit DBD ini,” ungkap Sofian.

Sofian raga juga mengatakan untuk bersama sama peduli lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat. jika ini semua terwujud maka penyebaran penyekat DBD akan berkurang.

“Jika dikerucutkan, permasalahan ini ada hubungannya dengan visi kota yang menyebutkan Kota lingkungan, dimana lingkungan dimaksud adalah lingkungan yang bersih dan nyaman, jika kita semua bersama masyarakat bisa peduli lingkungan yang bersih dan sehat, tentunya DBD akan berkurang secara sendirinya,” Ujarnya. (HMS/DR)
sumber : http://infotarakan.id/

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

HUT Kota Tarakan Ke -18 Khidmat dan Meriah di Stadion Datu Adil

TARAKAN – Di tengah-tengah guyuran hujan deras yang menyelimuti Kota Tarakan kemarin. Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tarakan ke-18 yang dilangsungkan di Stadion Datu Adil berlangsung khidmat dan meriah.

Pada Upacara yang dihadiri oleh tamu undangan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, perwakilan Kabupaten-kabupaten dalam Provinsi Kaltara, Unsur Forkopimda, Aparatur, dan segenap komponen masyarakat di Stadion Datu Adil tersebut, Walikota Tarakan Sofian Raga menyampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi ke-18 Kota Tarakan kepada segenap komponen masyarakat Kota Tarakan.

Mengambil tema mewujudkan Tarakan sebagai kota perdagangan, jasa, industri, perikanan, dan pariwisata didukung oleh sumber daya manusia dan infrastruktur yang handal serta berwawasan lingkungan. Dalam amanatnya, Sofian Raga menyampaikan beberapa hal terkait dengan pembangunan di Kota Tarakan, “Pada saat ini Pemerintah Kota sedang melaksanakan Program Pengembangan dan Pembangunan Sarana, Prasarana, dan Sistem Transportasi Umum, termasuk di dalamnya yaitu peningkatan infrastruktur jalan yang ada di dalam wilayah kota, antara lain peningkatan jalan Aki Balak dan jalan Sungai Sesayap (Gunung Amal), serta Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini tahapannya sedang berjalan. Di samping itu, kita juga memprioritaskan peningkatan kualitas jalan di seluruh wilayah Kota Tarakan, termasuk jalan dan jembatan di wilayah pesisir”.

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Tarakan tersebut menyampaikan berita gembira kepada seluruh masyarakat terkait dengan kehandalan energi di Kota Tarakan, “Alhamdulillah, kemarin, tanggal 14 Desember telah dilakukan penyaluran gas dari MKI ke mesin-mesin PLN, dengan total volume yang disalurkan sebesar 5 MMBTU atau setara dengan 20 Megawatt dari sumur MKI”.

“kita juga akan menyerahterimakan pengelolaan gas rumah tangga yang ada di Kelurahan Sebengkok dan Karang Balik dari Perusda kepada PT. PGN. Selanjutnya, pada awal tahun 2016 kita akan mulai lagi pembangunan jaringan untuk 21.000 satuan sambungan gas rumah tangga di 8 Kelurahan yang meliputi Kelurahan Selumit, Selumit Pantai, Karang Anyar, Karang Anyar Pantai, Kampung I Skip, Pamusian, Gunung Lingkas, dan Karang Rejo.” Tambahnya.  Ia juga kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Pemilukada sehingga dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif.

Upacara peringatan hari jadi Kota Tarakan ke-18 tersebut juga diiringi dengan peresmian 5 bangunan sekolah permanen berlantai 3 oleh Walikota, yang dilanjutkan dengan penyerahterimaan secara resmi jaringan gas di Kelurahan Sebengkok dan Karang Balik dari Perusda kepada PT. PGN. Acara tambahan tersebut kemudian ditutup dengan penganugerahan Satyalencana bagi PNS, dan piagam penghargaan kepada tokoh seni budaya di Kota Tarakan. Pemerintah juga memberikan piagam penghargaan kepada Dishutamben dan badan-badan usaha yang telah berpartisipasi dalam kehandalan energi Kota Tarakan. (HMS/YPR)
Sumber : http://infotarakan.id/

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment

Gempa Bumi Yang Terjadi Di Kota Tarakan Merupakan Patahan Mendatar (Strike-Slip Fault)

Tarakan, Gempa berkekuatan 6.1 SR yang mengguncang Kota Tarakan dan sekitarnya pada hari Senin (21/12) dini hari merupakan aktivitas gempa bumi kerak dangkal (Shallow Crustal Earthquake), jenis intraplate dengan hipocenter dangkal dan terjadi karena sesar yang aktif, sehingga sangat relevan jika hasil analisis mekanisme sumber gempa bumi ini merupakan patahan mendatar (strike-slip fault).

Siang harinya dilakukan rapat koordinasi di ruang kerja Walikota Tarakan yang dihadiri oleh pihak BMKG, BPBD, unsur Forkompimda Kota Tarakan. Data dan informasi yang didapatkan dari pertemuan ini, seperti diungkapkan Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol Inf. Singgih Prambudi Arinto, terdapat 16 tempat tinggal yang rusak. Dan sejumlah anggota Kodim 0907 beserta personel TNI dari kesatuan lainnya, telah dikerahkan untuk membantu masyarakat (korban gempa) dalam dalam hal evakuasi serta membersihkan puing – puing rumah yang rusak akibat gempa tersebut.

Kepala BMKG Kota Tarakan, Nanang Buchori, jelaskan pihaknya akan terus menindak lanjuti keinginan masyarakat dengan memberikan informasi sekecil apapun terkait perkembangan bencana ini. Saat ini pemerintah kota (Pemkot) Tarakan sedang mengusulkan alat pendeteksi tsunami (tsunami early warning system), dimana alat ini akan mendeteksi dan mengeluarkan bunyi sirine bila mana didapati tanda – tanda akan terjadi bencana tsunami.

Sementara itu Walikota Tarakan, Sofian Raga, paparkan bagi masyarakat yang rumahnya (tempat tinggal) mengalami kerusakan, baik kerusakan ringan, sedang, ataupun rusak berat, akan didata untuk mendapatkan tempat tinggal sementara.

“Saya sudah menginstruksikan kepada Camat dan Lurah untuk mengambil tindakan dilapangan sehingga pasca gempa ini, mereka ada tempat sementara,” kata Sofian Raga.

Walikota Tarakan himbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, dan tidak mudah terpengaruhi oleh berbagai macam informasi yang disebarkan oleh pihak – pihak tidak bertanggung jawab. Dan tetap menjalankan aktifitas sehari – hari dengan tetap meningkatkan kewaspadaannya.

OZ – DD, MC Diskominfo Tarakan

Sumber : http://tarakankota.go.id/

January 21, 2016 Posted by | Kota Tarakan, tarakankota.go.id, Uncategorized | Leave a comment